Tangguh Rifqi Marketing Automations Specialist | Jadilah wasilah & banyak manfaat untuk banyak orang, maka setiap langkahmu akan terasa ringan dan bermanfaat, insya Allah.

Apa itu Marketing Automation?

3 min read

Apa itu Marketing Automation?

Sebelum saya mendefinisikan apa itu marketing automation, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu kenapa harus menggunakan sistem atau cara kerja marketing automation. Kebanyakan secara awam menganggap marketing automation itu marketing yang sudah bisa berjalan sendiri, tapi bukan hanya itu.. Padahal banyak faktor yang menyebabkan automations ini akhirnya di perlukan.

Contoh paling gampang adalah email marketing atau penjadwalan konten di medsos (sosial media). Hootsuite, contohnya bisa menjadwalkan konten Anda untuk di pubulish ke sosmed. Nah penjadwalan otomatis ini yang bisa disebut "Automation".

Karena saat konten ini terpubish, maka publishnya ini perlu menggunakan alat bantu atau tools yang mempostingnya. Begitu juga yang menggunakan Email Marketing. Fungsi paling ampuhnya itu saat automation nya di jalankan. Jadi tidak hanya sekedar Broadcast info-info saja. Contoh gambar dibawah:

apa itu marketing automation
Contoh Campaign Marketing Automation

Gambar di atas adalah contoh Email Marketing automation dari Infusionsoft.

Jadi dengan menggunakan automation kita bisa lebih detail meng-segmentasikan user kita. Ok balik lagi kenapa kita perlu menggunakan automations ini?

Tema tentang Digital Marketing Automation ini memang cukup banyak kalau dibahas semua secara terperinci ya… ๐Ÿ™‚ tapi saya lebih berikan ke study casenya aja langsung.. Tujuannya agar sama-sama mudah memahaminya.

Apa Enaknya sih Marketing Automation?

Yang pertama, jelas kita akan menghemat waktu banget…

Kedua, dengan automation task-task yang di kerjakan akan lebih konsisten dan sesuai jadwal…

Sebagai contoh adalah posting konten sosmed ya.. Jadi mau posting di jam 8 pagi gak pake ngaret-ngaret karena tim telat datang ke kantor.

Ketiga dengan automations fix cost di tim lebih hemat, karena untuk melakukan banyak to do atau task, kita tidak memerlukan banyak tim. Cukup beberapa orang tim saja yang berhubungan dengan task tersebut.

Kalau kita fokus di digital marketing campaign, terlebih di analytics Insya Allah ga jauh-jauh dengan yang namanya tools ya… Karena kita akan terus analsis dan evaluasi planning2 yang kita buat.

Sekarang masuk ke study case..

Ini adalah contoh penjadwalan konten di tim saya di bulan Februari. Semua di set untuk terpublish secara otomatis.

Kalau di atas adalah tampilan bulan ya… Sekarang bisa di lihat secara weekly.

Tapi apakah hanya sekedar itu… tentu tidak Ferguso… ๐Ÿ˜€

Nahh ini yang terpenting… Analytics dari setiap konten kita… dan kita bisa analisis sesuai data yang kita mau.

Contoh di atas adalah saya mau lihat yang paling banyak kliknya. Dari data ini saya dapat insight

konten apa yang audience di produk saya sukai? maka saya delivery ke tim dan diskusikan ke tim untuk delivery konten yang seperti ini.

Data ini bukan hanya di sosmed, tapi saya kirim konten ini dan test di channel Email marketing hasilnya sama open rate cukup tinggi di atas 30%.

Yang reply? pegel saya bales-balesinnya juga.. ๐Ÿ˜Š

Karena mereka suka dengan konten ini… Lagi-lagi ini di lakukan karena ada data dari semua tindakan kita dan di analisis.

Contoh di atas adalah maenan organik ya… Sebetulnya saya spesialnya di Paid, tapi ranah organik ya kudu di garap juga. Mau ga mau yaa saya garap sama tim.

Nahhh… Insya Allah dari penjelasan di atas dan study case di atas yang biasa jualan akan faham apa itu dengan konten organic dan sudah terbiasa menjalankannya.

Belum lagi kita bisa menjalankan "Evergreen Campaign"

Nah apa lagi itu..

Jadi campaign-campaign yang dirasa dari data bagus.. maka kita akan boosting terus sampai dapet data yang proven.

Sebagai contoh.. dari data di bawah ini kan ada menu Repost,

Hal ini menjukkan bahwa kita bisa memposting kembali konten ini atau bisa kita setup secata otomatis.

Gambar di atas juga merupakan salah satu flow automation bermula..

Mungkin sampai sini ada pertanyaan, โ€œBerarti untuk nyiapkan konten butuh waktu lama ya?โ€

Jawabnya adalah relatif. Kalau mengerjakan sendirian bisa jadi iya. Apalagi sehari minimal posting 3 konten atau lebih. Untuk itu biar lebih mudah bisa juga di breakdown mingguan atau per 3 hari di awal2.

Contoh tools analisa data dan sampai menjadi suatu keputusan kedepan adalah Google Analytics.

Syaratnya website harus dan sudah terinstall tracking GA (Google Analytics).

Nah bagaimana menganalisis dan mengambil kesimpulan untuk arahan kedepannya dari data ini yang Harder… karena saking banyaknya data yang ada di GA.

Hal mudah meng-segmentasikan user yang engage dengan konten kita adalah dengan berikan Lead Magnet alias produk gratisan yang hampir bisa di bilang zero cost, tapi benefitnya tinggi di sisi user kita. Hal ini detailnya bisa googling pake keyword "Lead Magnet". Dari sini maka kita akan mendapatkan user yang tersegment sesuai konten yang kita mau.

Hal ini bisa kita gunakan Email marketing, jadi user meng-input data emailnya kemudian kita berikan "penanda" atau yang familiar dengan istilah "tag" atau "tagging".

if user input email
and user confirmations email
Give tag "blablabla.."

Itu task simple di email marketing, kemudian masuk ke ranah workflow alias automations.

Ini bisa sangat mendetail dan terdistribusi secara otomatiis di email marketing.

Anda bisa lihat di Active Campaign untuk hal ini di Infusionsoft. Bisa juga di porduk lokal seperti Kirim Email bisa banyak belajar dari tools tersebut.

Kesimpulannya.

Salah satu skill favorit di era digital salah satunya adalah Marketing Automation. Ibaratnya seperti ini, yang menjalankan kan campaignnya bisa di sebut sebagai Driver.

Tools nya bisa disebut Kendaraannya.

jadi kedua hal ini saling mendukung..

Seperti yang suka drag motor di malam hari bersama cabe2an…

Nahh di minta balapan GP500.

Bisa glagapan dan bingung..

Sama halnya skill untuk menjalankan automation harus berimbang dengan tools yang bisa menjalankan banyak task-task yang di harapkan sama "driver" ini, alias digital marketing strategist.

Mungkin di kesempatan artikel lainnya, akan ada bahasan automation di paid traffic ya… Sekian, semoga tulisannya ini bermanfaat.

Tangguh Rifqi Marketing Automations Specialist | Jadilah wasilah & banyak manfaat untuk banyak orang, maka setiap langkahmu akan terasa ringan dan bermanfaat, insya Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Malcare WordPress Security