Sam Ipoel Expert Inbound Marketing | Jangan Lupa Nginbound! Untuk Bisnis Anda Yang Lebih Suistanable!

Inbound Marketing Fundamentals

4 min read

Inbound Marketing Fundamentals

Memang cukup panjang dan melelahkan kalo ngomongin fundamentals. Bagian yang paling menguras pikiran dan tenaga.

Tapi namanya pondasi, kalo tidak kuat dijamin rumah juga tidak akan kuat. Kalo dari awal mindset sudah salah, skill yang dikembangkan juga akan berbeda, dan bahkan menyandarkan bisnisnya pada tools saja.

Semua usaha kita mempelajari fundamentals akan terbayar jika kita bersabar menjalani prosesnya. Efeknya kita akan menjadi lebih tenang ketika mengeksekusi strategi marketing yang sudah kita canangkan. Bukan gampang goyah.. liat tetangga sukses pake FB Ads ikut pake FB Ads, liat tetangga sukses pake IG langsung banting setir ke IG..

Kalo sekarang IMers lagi rame bikin video di YouTube pada ikutan sibuk bikin konten. Akibatnya dampak strategi marketing yang kita garap jadi kurang nendang. Padahal hanya karena kita kurang fokus, sabar dan telaten aja.

Inbound Marketing adalah tentang bagaimana menciptakan strategi marketing yang disukai oleh audiens atau target marketnya.

Filosofi Inbound Marketing adalah HELPING PEOPLE atau bagaimana kita membantu audiens menyelesaikan masalah atau pain pointnya.Jadi clue nya disini terlihat dengan sangat jelas.

Kita sebenarnya bisa menyenangkan orang dengan membantu mereka menyelesaikan masalahnya.

Jadi cara paling efektif untuk menarik orang untuk datang dan mencari kita adalah MEMBERITAHUKAN KE MEREKA KALAU KITA MEMILIKI SOLUSI DARI MASALAH YANG SEDANG MEREKA HADAPI. Bagaimana kita tahu target market kita punya masalah?

Dari kata, gabungan kata atau kalimat yang mereka entrykan ke mesin pencari

Gampangnya.. dari apa yang mereka cari di Google.

Terlepas bisnis kita offline atau online, tetep sekaran audiens meriset dulu, mencari informasi, rekomendasi dan saran dari internet.Kita kita sudah paham apa yang banyak dicari di internet, seberapa kuat persaingan atau kompetisinya, dan bagaimana bisnis kita bisa muncul sebagai rekomendasi teratas yang menjadi pilihan market.

Makanya marketing jaman now itu lebih kepada bagaimana mencerdaskan prospek dan customers kita, dibanding memaksa mereka mendengarkan konten promosi kita.

Paradigma nya sekarang PULL atau menarik mereka yang memang punya masalah yang KLIKdengan produk yang kita punya..Bukan PUSH atau memaksa mereka menerima bombardir iklan kita.

Semakin kuat kecocokan antara problem yang mereka hadapi dengan produk yang kita punya, maka makin besar peluang mereka menjadi customers kita.

Di dalam Inbound Marketing team Marketing + Sales + Service harus memahami..

Attract bukan hanya kerjaan orang MARKETING. Engage atau nempel prospek sampai closing bukan hanya kerjaannya orang SALES. Dan Delight atau bikin hepi pelanggan itu bukan hanya kerjaan orang service. Semua team harus memahami tentang ATTRACT – ENGAGE – DELIGHT.

Sekarang kita bahas tentang point ATTRACT

Cara terbaik untuk menarik target market kita adalah menyebarkan konten yang menjadi solusi dari permasalahan yang dicari mereka. Mereka butuh pertolongan, maka kita memberikan pertolongan.

Dengan apa kita memberikan pertolongan?. Senjata Inbound Marketing adalah konten

Maka cara kita memberi pertolongan adalah dengan HELPFUL CONTENT.

Helpful content atau konten yang bermanfaat adalah konten yang bersifat kontekstual

Artinya konten tersebut menjawab langsung pertanyaan yang ditanyakan target market, atau memberi hasil yang benar-benar mereka cari atau membantu mereka menuntaskan tujuan mereka.

Jika kita konten-konten kita mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang menjadi keluhan, keresahan dan pain point target market kita dengan tepat, maka mereka akan memposisikan kita sebagai EXPERT.

Setiap business harus memposisikan diri mereka sebagai seorang expert dibidang bisnisnya

Itu yang dinamakan konsep THOUGHT LEADERSHIP.

Untuk dapat dengan menyandang predikat “THE MOST TRUSTED” atau yang paling dapat dipercaya, maka bisnis kita harus dipersepsikan yang terbaik dibidangnya.

Makanya penting bagi kita membuat kotak-kotak atau segmen untuk memilih di kategori apa bisnis kita ingin diposisikan sebagai yang terbaik. Semakin tertarget customers kita, maka posisi “expert” itu bisa kita dapatkan lebih mudah.

Bagaimana cara mendapatkan predikat “expert” itu?

Dari konten-konten yang kita bagikan tadi

Apakah benar mampu tepat menyelesaikan masalah atau tidak

Konten-konten ini menjadi media kita berinteraksi dengan prospek dan customers. Di Inbound Marketing memang sebagian besar komunikasi dilakukan melalui konten. Bahkan kita mengarahkan customers agar mampu mengedukasi diri mereka sendiri, kita hanya memberikan guidance atau arahan. Mulai dari konten Awareness – Consideration – Decision bisa kita lakukan secara otomatis (automation).

Dengan demikian tenaga sales, marketing dan service kita hanya muncul ketika ada permasalahan yang benar-benar penting. Untuk pertanyaan-pertanyaan yang sifatnya repetitif atau perulangan bisa dibantu dengan konten ataupun autmation tools. Hal tersebut akan kita bahas di bagian akhir kelas ini. Itu sudah masuk ke teknis.Inbound Marketing Strategy dijalankan oleh team yang memegang teguh Inbound Marketing Principles.

Apa saja prinsip-prinsip Inbound Marketing:

1. KONSISTENSI

Menempati prioritas teratas, konsistensi ini gampang untuk diucapkan dan sangat sulit untuk dijalankan.

Yang membedakan mereka yang serius Inbound atau yang tidak itu paling gampang dilihat dari seberapa konsisten mereka menjalankan strateginya.

Kenapa yang konsisten itu memiliki peluang yang paling besar untuk WIN?

Jawabannya sederhana, Mereka yang konsisten akan punya DATA.

Dari DATA yang terpegang mereka akan paham mana campaign yang perform dan mana yang tidak. Mereka akan menemukan pelajaran dari sana.

Menduplikasi atau scale up campaign-campaign yang win, dan membenahi campaign yang performansinya tidak bagus.

2. RELEVANSI

Artinya selalu menjaga strategi yang kita buat agar tetap bisa sesuai konteks.

Tepat dengan apa yang dibutuhkan oleh audiens atau target market kita.

Balik lagi kita nanti akan bisa paham konten kita relevan atau tidak bisa kita lihat dari DATA yang dihasilkan dari konsistensi kita dari prinsip pertama.

Konten-konten dengan relevansi tinggilah yang kinerjanya bagus.

3. OPTIMASI

Dari Konsistensi kita punya data, dari data kita bisa melihat mana campaign yang memiliki relevansi tinggi dan mana yang tidak. Dari sini kita melakukan OPTIMASI.

Optimasi ini tujuannya untuk menemukan pola-pola campaign yang winning, yang bener-bener menghasilkan untuk menggantikan campaign kita yang low perform.

Ini adalah proses yang sangat dinamis.

Bahkan yang winning pun akan terus kita evaluasi dan akan kita geser jika ada yang lebih bagus hasilnya.

Minimal evaluasi kita lakukan setiap bulan.

Optimasi ini juga untuk menganalisa, channel mana yang Apakah Facebook, Instagram, YouTube, Linkedin, Email, Blogging dll.

Paling tidak 3 channel yang paling menghasilkan akan kita prioritaskan.

4. PERSONALISASI

Pada ujungnya setiap customers ingin diperlakukan secara personal agar mereka merasa special.

Dengan diperlakukan secara personal, maka mereka akan merasa bahwa setiap konten tadi spesial dibuat untuk mereka.

Capek dong memperlakukan spesial per individu.

Nah, inilah gunanya automation tools.

Disini ada peran juga dari CRM tools.

Customer Relationship Management, untuk mengetahui sampai sejauh mana perjalanan (buyer’s journey) prospect kita.

Apakah masih Awareness, Consideration atau bahkan sudah masuk ke fase Decision.

5. EMPATI

Kemauan untuk mendengarkan dari berbagai sudut pandang.

Bukan hanya memaksakan perspektif kita sebagai business owner, sebagai sales dan marketer

Kita harus paham bahwa customers kita sepenuhnya adalah manusia lengkap dengan emosinya.

Dan pastikan kita berbicara dengan tingkatan emosoi yang sama dengan mereka.

Bisa jadi menurut kita sudah tepat sasaran, tapi bisa jadi menurut mereka kurang pas

Inilah fungsinya mendengarkan. Empathic Listening ini akan membuat konten-konten yang kita buat semakin tajam

Semakin relevan dan tepat seperti yang mereka inginkan. Dampaknya langsung akan kita rasakan di campaign-campaign kita.

Sam Ipoel Expert Inbound Marketing | Jangan Lupa Nginbound! Untuk Bisnis Anda Yang Lebih Suistanable!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Malcare WordPress Security